Penentuan akar pangkat 3 hampir sama caranya dengan penentuan akar pangkat 2, bahkan ini lebih mudah karena pada penentuan satuan pada akar bilangan pangkat 2 ada beberapa yang memiliki kesamaan. Misalnya jika bilangan tersebut memiliki angka satuan 4 maka ada dua kemungkinan bilangan akarnya. Mungkin 2 atau 8.
Hal tersebut tidak dijumpai pada penentuan akar pangkat 3. Karena disini hanya ada satu jawaban kemungkinan. Untuk lebih jelasnya, ikuti uraian cara kerja penentuan akar pangkat 3 berikut !
1. (langkah pertama) Tentukan terlebih dahulu angka satuan pada perpangkatan 3 suatu bilangan.
1^3 = 1
2^3 = 8
3^3 = 7 (ingat, hanya angka satuannya saja)
4^3 = 4
5^3 = 5
6^3 = 6
7^3 = 3
8^3 = 2
9^3 = 9
Perhatikan angka satuannya !
Selasa, 04 Desember 2012
Selasa, 20 November 2012
LAPORAN KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 SURAKARTA
LAPORAN KEGIATAN
PROGRAM PENGALAMAN
LAPANGAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 SURAKARTA
Laporan
ini disusundan di ajukan guna memenuhi persyaratan mata kuliah
Program
Pengalaman Lapangan (PPL)

Disusun Oleh :
Bambang Supriyadi
A 410090142
Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Implikasi dalam Pembelajaran Matematika
PENDAHULUAN
Tinjauan Sejarah
Jean Piaget lahir pada tanggal 9 Agustus 1898 di Neuchatel, Swiss. Ayahnya adalah seorang ahli sejarah dengan spesialisasi abad pertengahan. Ibunya adalah seorang yang dinamis, inteligens, dan taqwa. Sewaktu mudahnya, ia tertarik pada alam dan senang mengamati burung-burung, ikan, dan binatang lainnya di alam bebas, sehingga akhirnya tertarik pada pelajaran biologi di sekolah. Sejak umur 10 tahun ia telah menerbitkan karangan pertamanya tentang burung “Pipit Albino” pada majalah ilmu pengetahuan alam. Pada umur 15 tahun ia menolak tawaran sebagai curator koleksi moluska di museum Ipa di Geneva, karena ingin menyelesaikan sekolah menengahnya.
Pada tahun 1916, Piaget menyelesaikan pendidikan sarjana bidang biologi di Universitas Neuchatel. Pada usia 21 tahun ia telah menyelesaikan disertasi tentang moluska dan memperoleh gelar doctor filsafat. Setelah menyelesaikan pendidikan formal, Piaget memutuskan untuk mendalami psikologi di Zurich. Pada tahun 1919, ia meninggalkan Zurich dan pergi ke Paris. Selama dua tahun, ia tinggal di Universitas Sorbonne, belajar psikologi klinis,logika, serta epistemology. Pendalamnya tentang filsafat meyakinkannya bahwa perlunya pemikiran spekulasi murni dilengkapi dengan pendekatan ilmu pengetahuan yang faktual.
Senin, 19 November 2012
Adu Cepat Hafal Perkalian Dasar
Cepat hafalan
perkalian dasar adalah salah satu kunci kebeerhasilan belajar matematika di
tingkat sekolah dasar. Kurikulum pengajaran matematika di kelas 2 mulai
mengenal makna perkalian sebagai penjumlahan yang berulang. Murid biasanya akan
dikenalkan konsep perkalian bahwa 2 x 3 itu bermakna 3 + 3 dan bukan 2 + 2 + 2
walaupun keduanya memberikan hasil yang sama.
Sejalan dengan
pemahaman murid pada konsep perkalian, alangkah sebaiknya jika murid juga
menghafalperkali8an dasar tersebut. Menghafal perkalian dasar memudahkan mereka
untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan baik dalam materi bilangan maupun
materi lainnya. Selain itu menghafal perkalian dasar memudahkan murid ketika
harus berhadapan dengan perkalian yang lebih kompleks.
Namun tak
bisa dipungkiri banyak sekali murid yang tidak menghafal perkalian dasar. Penyebabnya
biasanya karena “malas” atau tidak merasa membutuhkan. Untuk menghadapi hal
seperti ini, sebagai guru hendaknya memberi murid target untuk menghafal perkalian
dasar secara perlahan. Setiap kali pembelajaran murid harus “setor” hafalan
mereka. Dan kemudian diberi pertanyaan satu per satu. Jika sudah hafal
perkalian 2, maka di pertemuan selanjutnya mereka harus menyetor perkalian 3.
Langganan:
Postingan (Atom)